GAMBARAN UMUM dan STRUKTUR SIM (sistem informasi manajemen)


PENDAHULUAN
Sebagaimana kita ketahui dalam sistem informasi manajemen kita bisa mengetahui tentang gambaran umum dan struktur SIM . Selain itu juga memberikan pengertian teknologi informasi dan posisinya dalam sistem informasi. Banyak aktifitas manusia yang berhubungan dengan sistem informasi, maupun disengaja ataupun tidak, sistem informasi telah banyak membantu manusia dalam hal manajemen tentunya.
TINJAUAN PUSTAKA
Gamabaran umum dari SIM sebagai berikut :
Pengertian SIM Menurut Mary Parker Follet adalah suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain dibutuhkan keterampilan khusu dan lihai..
Pengertian SIM Menurut James A.F. Stoner adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya
Pebgertian  SIM menurut Stoner (1996), merupakan metode formal yang menyediakan informasi yag akurat dan tepat waktu kepada manajemen untuk mempermudah proses pengambilan keputusan dan membuat organisasi dapat melakukan fungsi perencanaan , operasi secara efektif dan pengendalian
PEMBAHASAN
Dalam gambaran umum dan Struktur SIM  dengan memberikan
gambaran sejumlah contoh sistem informasi kemudian membahas definisi sistem
informasi, serta berbagai alasan tentang pemakaian sistem informasi. Selain itu, bab ini
juga memberikan pengertian teknologi informasi dan posisinya dalam sistem informasi.
Banyak aktifitas manusia yang berhubungan dengan sistem informasi, entah
disadari atau tidak, sistem informasi telah banyak membantu manusia.
Ada bermacam-macam sistem informasi antara lain :
  • Sistem Reservasi pesawat terbang : digunakan dalam biro perjalanan untuk
    melayani pembelian / pemesanan tiket.
  • Sistem untuk menangani penjualan kredit kendaraan bermotor sehingga dapat
    digunakan untuk memantau hutang para pelanggan.
  • Sistem biometrik yang dapat mencegah orang yang tak berwenang memasuki
    fasilitas-fasilitas rahasia atau mengakses informasi yang bersifat rahasia dengan
    cara menganalisa sidik jari atau retina mata.
  • Sistem POS (point of sale) yang diterapkan pada kebanyakan pasar swalayan
    dengan dukungan pembaca barcode untuk mempercepat pemasukan data.
  • Sistem telemetri atau pemantauan jarak jauh yang menggunakan teknologi radio,
    misalnya untuk mendapatkan suhu lingkungan pada gunung berapi atau memantaugetaran pilar jembatan rel kereta api.
  • Sistem berbasiskan kartu cerdas (smart card) yang dapat digunakan juru medis
    untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena
    didalam kartu tersebut terekam data-data mengenai pasien
  • Sistem layanan akademis berbasis web yang memungkinkan mahasiswa
    memperoleh data-data akademis atau bahkan dapat mendaftarkan mata kuliah-matakuliah yang diambil pada semester baru.
  • Sistem pertukaran data elektronis (Electronic Data Interchange) yang
    memungkinkan pertukaran dokumen antar perusahaan secara electronis dan data
    yang terkandung dalam dokumen dapat diproses secara langsung oleh komputer.
  • E-Government atau system informasi layanan pemerintahan yang berbasis internet.
Ada empat peranan penting dalam sistem informasi dalam organisasi (Alter,1992), yaitu :
1. Berpartisipasi dalam pelaksanaan tugas-tugas
2. Mengaitkan perencanaan,pengerjaan dan pengendali dalam sebuah subsistem
3. Mengkoordinasikan subsistem-subsistem
4. Mengintegrasikan subsistem-subsistem.
Struktur Sistem Informasi Manajemen (SIM)
Sebuah sistem biasanya mempunyai struktur, struktur system informasi manajemen dibagi 2 yakni: system yang tidak terstruktur(informal) dan system yang terstrukur(formal). Sistem formal adalah sistem yang berjalan menurut norma-norma organisasi yang berlaku pada semua orang, sesuai dengan kedudukannya dalam organisasi. Sistem ini tergantung kepada tugas, wewenag, dan tanggung jawab yang dibebankan kepada pemegang jabatan organisasi. Sistem nonformal adalah sistem yang berlaku di lingkungan organisasi melalui saluran-saluran tidak resmi, tetapi mempunyai pengaruh cukup kuat dalam kehidupan organisasi yang bersangkutan (Gordon,1999).
Karena itu sebuah system berhasil bukan hanya kerja keras seseorang tetapi kerja keras seluruh elemen organisasi
  • Struktur Konseptual
    SIM didefinisikan sebagai suatu gabungan subsistem fungsional yang masing-masing dibagi dalam empat macam pengolahan informasi, yaitu: pengolahan transaksi, dukungan operasional sistem informasi, dukungan pengendalian manajerial sistem informasi, dukungan perencanaan stategi sistem informasi.
  • Struktur Fisik
    Struktur konseptual suatu SIM adalah untuk subsistem fungsional yang terpisah ditambah suatu pangkalan data, beberapa aplikasi umum, dan satu model dasar analisa umum dan model keputusan.
    Untuk dapat menjelaskan struktur dari organisasi sistem informasi atau SIM, digunakan beberapa pendekatan/pandangan yang terpisah.
Klasifikasi yang berhubungan dengan SIM antara lain :
1.    SIM berdasarkan elemen-elemen operasi
Untuk memperlihatkan sistem informasi dari sebuah organisasi, maka akan diperlihatkan komponen fisiknya, fungsi pemrosesan dan output untuk pemakai dalam SIM.
2.  SIM sebagai pendukung keputusan
Keputusan dibuat untuk memecahkan masalah. Menurut Herbert A. Simon, jenis dalam keputusan terdiri dari dua yaitu :
· Terstruktur atau terprogram : Berulang, sehingga prosedur telah dibuat untuk menanganinya.
·    Tidak terstruktur atau tidak terprogram : Baru, tidak terstruktur dan jarang konsekuen, sifat dan strukturnya tak terlihat(rumit).
3.   Struktur SIM berdasarkan Aktifitas atau Kegiatan Manajemen
Struktur dari suatu sistem informasi dapat diklasifikasikan dalam bentuk suatu hiraki dari perencanaan manajemen dan aktifitas pengendalian. Kegiatan perencanaan dan pengendalian manajemen tersebut dibagi tiga:
·  Pengendalian Operasional ialah proses pemantapan agar kegiatan operasional dilaksanakan secara efektif dan efisien. Pendukung pemrosesan  dalam pengendalian operasi terdiri dari; Proses transaksi, proses laporan dan proses pemeriksaan.
·    Pengendalian manajemen diperlukan untuk mengukur prestasi, memutuskan tindakan pengendalian, merumuskan aturan keputusan baru untuk diterapkan dan mengalokasikan sumber daya.
·    Perencanaan strategis tujuannya untuk  mengembangkan strategi dimana suatu organisasi akan mampu mencapai tujuannya. Horizon waktu untuk perencanaan strategis cenderung lama, sehingga perubahan mendasar dalam organisasi bisa diadakan.
4.    Struktur SIM berdasarkan fungsi organisasi
SIM dapat dianggap sebagai suatu federasi subsistem yang berdasarkan atas fungsi yang dilaksanakan dalam suatu organisasi. Masing-masing subsistem membutuhkan aplikasi untuk membentuk proses informasi yang berhubungan dengan fungsinya, yang akan menyangkut database, model base dan beberapa program komputer yang bisa untuk subsistem fungsional. Beberapa subsistem fungsional:
·         Subsistem Penjualan dan Pemasaran
·         Subsistem Produksi
·         Subsistem Logistik
·         Subsistem Personalia
·         Subsistem Keuangan dan Akunting
·         Subsistem Proses Informasi (Teknologi Informasi)
·         Subsistem Top Managemant (Manajemen Puncak)
PENUTUP
Kesimpulannya adalah jadi banyak aktifitas manusia yang berhubungan dengan sistem informasi, maupun disengaja ataupun tidak, sistem informasi telah banyak membantu manusia dalam hal manajemen tentunya.
Saran
Sistem informasi di negara kita harus di majukan supaya tidak tertinggal oleh Negara lain.

Source :
http://fardiansyah7fold.wordpress.com/2010/09/28/133/


0 comments:

Poskan Komentar